Jadi Inspektur Upacara, Pesan Kapolres Flores Timur untuk Pelajar: Jadilah Teman, Bukan Perundung
tribratanewsflorestimur.com – Polres Flores Timur, Polda NTT. Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase, S.H., menjadi Inspektur Upacara Bendera di SMPN 1 Larantuka, Kelurahan Waihali, Kecamatan Larantuka, Senin (26/10/2026) pukul 07.00 Wita. Kegiatan diikuti kepala sekolah, para guru, personel Polres Flores Timur, serta 1.004 siswa dan siswi.
Di lingkungan sekolah, candaan yang dianggap biasa terkadang meninggalkan luka yang tidak terlihat. Sebuah ejekan, pengucilan, atau komentar menyakitkan dapat membuat seorang anak kehilangan rasa percaya diri dan merasa sendirian. Karena itu, Kapolres mengajak para siswa untuk lebih peduli terhadap perasaan teman, berani menghentikan perundungan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang penuh rasa hormat dan persahabatan.
Dalam amanatnya, Kapolres menjelaskan bahwa bullying dapat berupa ejekan, hinaan, ancaman, kekerasan fisik, pengucilan, hingga perundungan melalui media digital. Perilaku tersebut dapat mengganggu kondisi psikologis dan proses belajar korban, serta berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.
Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase, S.H, melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado, SH., menjelaskan bahwa edukasi anti-perundungan penting untuk membangun kesadaran hukum dan karakter positif sejak usia sekolah. Siswa diimbau menaati tata tertib, memilih pergaulan yang sehat, dan tidak mengikuti ajakan teman untuk merundung orang lain.
Siswa yang mengalami atau menyaksikan perundungan diharapkan berani melapor kepada guru BK, orang tua, atau pihak kepolisian dengan cara yang aman. Para pelajar juga diajak mendukung korban tanpa membalas kekerasan, sehingga SMPN 1 Larantuka menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Ujar Kasi Humas


