Bupati Flores Timur Beserta Kapolres, Dandim, Ketua DPRD serta Kedua Kepala Desa Satukan Langkah Wujudkan Percepatan Perdamaian Dua Desa yang Berselisih

Bupati Flores Timur Beserta Kapolres, Dandim, Ketua DPRD serta Kedua Kepala Desa Satukan Langkah Wujudkan Percepatan Perdamaian Dua Desa yang Berselisih

tribratanewsflorestimur.comPolres Flores Timur, Polda NTT. Upaya mewujudkan perdamaian pasca perselisihan antarwarga di Kecamatan Adonara Timur terus diperkuat melalui sinergi seluruh unsur pimpinan daerah. Pada Jumat (24/7/2026) pukul 19.00 WITA, Bupati Flores Timur Ir. Antonius Doni Dihen bersama Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K., didampingi AKBP Gede Putra Yase, S.H., Dandim 1624/Flores Timur Letkol Inf. Erly Merlian, S.I.P., Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur Albertus Ola Sinuor, S.Pd., Sekretaris Daerah Kabupaten Flores Timur Drs. Petrus Pedo Maran, Kepala Desa Waiburak, Kepala Desa Narasaosina, serta sejumlah pejabat terkait menggelar pertemuan bersama sebagai wujud kepedulian dan komitmen dalam mempercepat proses rekonsiliasi serta membangun kembali hubungan persaudaraan antara kedua desa yang berselisih.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan. Selain membahas langkah-langkah strategis percepatan rekonsiliasi, seluruh pihak juga menegaskan pentingnya mengedepankan dialog, musyawarah, serta menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan budaya sebagai fondasi perdamaian yang berkelanjutan.

Kapolres Flores Timur menegaskan bahwa Polri bersama TNI akan terus mengawal setiap tahapan rekonsiliasi yang difasilitasi oleh pemerintah daerah, sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama proses perdamaian berlangsung.

"Perdamaian adalah harapan kita bersama. Polri dan TNI berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mendukung seluruh proses dialog dan rekonsiliasi agar masyarakat dapat kembali hidup berdampingan dalam suasana aman, damai, dan saling menghormati," tegas Kapolres.

Sementara itu, Bupati Flores Timur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membuka lembaran baru dengan mengedepankan semangat persaudaraan, meninggalkan segala bentuk permusuhan, serta bersama-sama mendukung proses rekonsiliasi demi masa depan masyarakat dan generasi penerus yang lebih baik.

Ketua DPRD Flores Timur turut mengajak tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pemuda di kedua desa untuk menjaga komitmen perdamaian dan terus mendukung penyelesaian perselisihan melalui musyawarah, sehingga keharmonisan sosial dapat segera pulih.

Di sisi lain, Dandim 1624/Flores Timur menegaskan kesiapan TNI untuk terus bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung setiap langkah percepatan perdamaian, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman, nyaman, dan tenteram.

Melalui sinergi Bupati Flores Timur, Forkopimda, serta kedua kepala desa, diharapkan percepatan perdamaian antara Desa Waiburak dan Desa Narasaosina dapat segera terwujud. Kebersamaan seluruh pihak menjadi modal utama dalam mengakhiri perselisihan, mempererat kembali tali persaudaraan, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Flores Timur.