Forkopimda Flores Timur Satukan Langkah Percepatan Rekonsiliasi dan Jaga Kondusivitas Adonara Timur

Forkopimda Flores Timur Satukan Langkah Percepatan Rekonsiliasi dan Jaga Kondusivitas Adonara Timur

tribratanewsflorestimur.com – Polres Flores Timur, Polda NTT. Langkah bersama mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan di Kecamatan Adonara Timur terus diperkuat melalui sinergi antara Polres Flores Timur, Pemerintah Kabupaten Flores Timur, TNI, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, dan Tim Mediasi. Sejumlah agenda koordinasi yang berlangsung pada Kamis (23/7/2026) menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat proses rekonsiliasi pascaperselisihan antarwarga sekaligus mempererat kembali hubungan persaudaraan di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan rapat koordinasi antara Kapolres Flores Timur bersama Bupati Flores Timur guna membahas strategi percepatan penyelesaian persoalan secara menyeluruh. Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat mengedepankan dialog, musyawarah, dan pendekatan adat sebagai fondasi utama proses rekonsiliasi, dengan tetap menghormati mekanisme hukum yang berlaku. Sinergi lintas sektor juga terus diperkuat agar setiap tahapan penyelesaian dapat berjalan secara terarah, efektif, dan berkesinambungan.

Usai pertemuan koordinasi, rombongan Forkopimda yang dipimpin Bupati Flores Timur Ir. Antonius Doni Dihen bersama Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K., AKBP Gede Putra Yase, S.H., Dandim 1624/Flores Timur Letkol Inf. Erly Merlian, S.I.P., Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur Albertus Ola Sinuor, S.Pd., Wakapolres Flores Timur Kompol Ketut Mastina, S.Sos., Sekretaris Daerah Kabupaten Flores Timur Drs. Petrus Pedo Maran, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Yakobus Ara Kian, S.Sos., M.AP., serta Kaban Kesbangpol Kabupaten Flores Timur Lauresius Yitno Wadan, S.E., M.Si. melaksanakan silaturahmi dengan tokoh adat Adonara, Abdul Wahid. Pertemuan tersebut menjadi ruang bertukar pikiran dalam membangun langkah-langkah rekonsiliasi melalui pendekatan adat, sejarah, dan nilai-nilai persaudaraan. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, seluruh pihak sepakat bahwa penyamaan persepsi mengenai sejarah serta hubungan kekerabatan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan di Adonara Timur

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Flores Timur juga menggelar pertemuan bersama Tim Mediasi Penyelesaian Konflik Komunal Adonara. Tim Mediasi menyatakan kesiapan menjalankan tugas secara objektif melalui pendekatan dialog, menghimpun aspirasi seluruh pihak, serta memperkuat komunikasi dengan tokoh adat, tokoh agama, pemerintah desa, dan masyarakat agar solusi yang dihasilkan dapat diterima bersama. Dalam forum tersebut juga ditegaskan bahwa sinergi seluruh unsur menjadi faktor penting untuk menjaga situasi tetap kondusif selama proses rekonsiliasi berlangsung.

Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K., mengatakan bahwa Polres Flores Timur akan terus mengawal seluruh tahapan rekonsiliasi dengan mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan kolaboratif.

"Polres Flores Timur akan mendukung setiap langkah penyelesaian yang ditempuh pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan. Kami mengajak masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat komunikasi, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Adonara Timur," ujar Kapolres.

Melalui sinergi yang terus terbangun antara Pemerintah Kabupaten Flores Timur, TNI-Polri, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, dan Tim Mediasi, diharapkan proses rekonsiliasi dapat berjalan semakin efektif sehingga masyarakat Adonara Timur dapat kembali menjalani aktivitas dengan aman, tenteram, dan dalam semangat persaudaraan yang semakin kuat.