Pasca Keributan Postoh–Amagarapati, Warga Sepakat Jaga Kondusivitas dan Patuhi Jam Kamtibmas
tribratanewsflorestimur.com - Pasca keributan antarwarga Kelurahan Postoh dan Kelurahan Amagarapati, Pemerintah Kelurahan Amagarapati menggelar pertemuan bersama tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta para orang tua. Kegiatan berlangsung Selasa (5/1/2026) pukul 17.30 Wita di Kantor Lurah Amagarapati, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Lurah Amagarapati Bernadus Leba, S.IP, didampingi Sekretaris Kelurahan Petrus Sanga Ngana, A.Md. Turut hadir Bhabinkamtibmas Aiptu Tomas Halagaroda, Babinsa Serma Roberto, Ketua LPM Cosmas Himalaya, serta sekitar 50 warga dari berbagai elemen masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Lurah Amagarapati menyampaikan hasil Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Flores Timur yang digelar pada Sabtu (3/1/2026). Rapat tersebut menghasilkan sejumlah langkah strategis guna mencegah konflik lanjutan dan memulihkan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat di Kota Larantuka.
Langkah yang disepakati antara lain pendirian Pos Terpadu Kamtibmas, pembentukan dan pengukuhan Pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pamswakarsa) di Kelurahan Postoh dan Amagarapati, pelaksanaan pendidikan bela negara, pemberlakuan Jam Kamtibmas, serta penegakan hukum secara terukur bagi pelanggar.
Sekretaris Kelurahan Amagarapati kemudian membacakan Instruksi Bupati Flores Timur tentang pemberlakuan Jam Kamtibmas. Pertemuan ditutup dengan penandatanganan Surat Pernyataan Komitmen bersama seluruh elemen masyarakat Amagarapati untuk menolak kekerasan, menjaga kerukunan, dan mendukung aparat TNI-Polri demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
Kasi Humas Polres Flores Timur, AKP Eliezer A. Kalelado, S.H., mengatakan langkah dialog dan komitmen bersama masyarakat sangat penting pascakejadian tersebut.
“Polres Flores Timur mengapresiasi kesepakatan warga Amagarapati. Ini menjadi bentuk kedewasaan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan dan menjaga kamtibmas agar keributan serupa tidak terulang,” ujar AKP Eliezer.
