Sakral dan Penuh Makna, Ritual Adat Jadi Simbol Rekatnya Persaudaraan

Sakral dan Penuh Makna, Ritual Adat Jadi Simbol Rekatnya Persaudaraan

tribratanewsflorestimur.com – Polres Flores Timur, Polda NTT. Bukit Postoh menjadi saksi khidmatnya Ritual Adat Bersih Kampung yang digelar pada Jumat (27/2/2026) pukul 15.30 WITA di Pusara Pekuburan Raja Don Gaspar Seberang DVG, Kelurahan Postoh, Kecamatan Larantuka. Tradisi sakral yang sarat nilai budaya ini dilakukan demi menjaga harmoni masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Larantuka Aleksander P. Da Silva, S.I.P., Lurah Postoh Yustinus M. Tamalurah S.St.Pi, Ketua Adat Suku Temaluru Titus Marianus Temaluru yang didampingi Ama Mara Paulus Ue Mawar, serta masyarakat Kelurahan Postoh. Turut hadir Kasat Intelkam Polres Flores Timur AKP Taufan D. Ardiansyah, S.H., dan Kasat Sabhara IPTU I Made Budana,

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan oleh para tokoh adat Suku Temaluru, dilanjutkan prosesi penyembelihan hewan dan seremonial adat berupa pemberian sesajian kepada leluhur.

Ritual adat ini bertujuan sebagai bentuk pelestarian budaya dan tradisi leluhur, memohon keselamatan serta kedamaian bagi seluruh warga, sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan. Momentum tersebut juga dimanfaatkan tokoh adat untuk menyampaikan pesan persatuan dan menjaga stabilitas keamanan pasca dinamika sosial yang sempat terjadi.

Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Eliezer A. Kalelado, S.H., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya ritual adat tersebut. “Kami mendukung setiap kegiatan budaya yang membawa pesan persatuan dan kedamaian. Sinergi antara tokoh adat, pemerintah dan aparat keamanan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Flores Timur,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa Polres Flores Timur akan terus hadir mendampingi masyarakat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.